Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan

Film-film Asing yang Membawa Unsur Indonesia

Posted: Sabtu, 28 Mei 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1. ANACONDA 2: THE HUNT FOR THE BLOOD ORCHID
http://hermawayne.blogspot.com
Sekuel Anaconda ini bercerita tentang sekelompok ilmuwan yang melakukan ekspedisi untuk mencari anggrek berdarah yang langka yang dipercaya bisa membuat awet muda. Anggrek tersebut berada di suatu lokasi yang sangat terpencil yang dipenuhi oleh sejumlah flora dan fauna yang aneh-aneh, dan tentu saja si Anacondanya sendiri yang jumlah dan ukurannya sangat tidak biasa. Kalau hanya itu saja, orang mungkin akan menyangka bahwa setting lokasinya berada di pedalaman Afrika atau lembah Amazon yang memang terkenal tak tersentuh oleh manusia. Tapi, ya ternyata disebutkan bahwa ujung dunia tersebut adalah Borneo (Kalimantan), tapi konyolnya kondisi flora dan faunanya malah menggambarkan hutan amazon. Trus diceritakan menyusuri Sungai Mandranang dari Kota Baru (padahal gak ada sungai mandranang). Trus, Kota Baru tuh adanya di Pulau Laut Kalsel bukan di Kalimantan daratan. Trus ada lagunya Iwa K di sana yang berjudul Nombok Donk.

10 Film yang Mengacaukan Sejarah

Posted: Jumat, 27 Mei 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1. 10,000 B.C.

Jadi dengan sangat berat hati kami menginformasikan bahwa para mammoth bukanlah alat untuk membuat piramid. Lagian, mammoth nggak hidup di padang pasir. Buat apa rambut tebal kalau harus tinggal di tempat begituan? Dan… jamanitu belum ada piramid, setidaknya sampai 2.500 SM atau lebih.

10 Karakter Film Hollywood yang Ada di Kehidupan Nyata

Posted: by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Kadang kita sering menonton film Hollywood yang menarik baik itu berupa ceritanya maupun para karakternya, ternyata tidak semua karakter film Hollywood hanya fiksi belaka, bahkan mereka ada di kehidupan nyata. Berikut adalah karakter-karakter dari film yang pasti kalian semua sudah pernah nonton & lihat aksinya:

Istilah-istilah Kualitas dalam Film (Berdasarkan Format Film)

Posted: Minggu, 01 Mei 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1. Magnetic Tape / Kaset : VHS

VHS = Video Home System merupakan format film paling laris dan paling bertahan lama untuk kelas kaset (pake pita magnetik) gan.. Kehadiran format Betamax dengan versi kaset yang lebih kecil pun tak bisa menyurutkan popularitasnya sampai kemudian ia dilindas oleh kehadiran digitalisasi video dalam format keping cakram padat (Compact Disc). VHS yang pita-nya bisa kusut, pitanya bisa berjamur, nontonnya harus sequensial, butuh peralatan khusus dan mahal untuk proses editing akhirnya harus mengalah pada jaman dan sebentar lagi akan punah.. Oh iya gan… VHS ini ada 2 jenis yakni resolusi 352×240 pixel (NTSC) dan 352×288 (PAL/SECAM).

Pake format inilah pertama kali namanya film bisa di-distribusikan hingga kerumah-rumah. Kalo yang hidup di tahun 90-an pasti tau dong dan sering rental dong kaset VHS yang warna merah dan VHS yang warna biru ? Yes… dari sinilah asal muasal adanya sebutan film biru untuk bokep / XXX karena kaset fimnya adalah VHS berwarna biru.

Istilah-istilah Kualitas dalam Film (Berdasarkan Container -Tipe File- Film)

Posted: by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1. AVI >> .avi

AVI = Audio Video Interleave merupakan container multimedia (video+audio) yang diperkenalkan oleh microsoft taon 1992 sebagai bagian dari teknologi Windows untuk video gan.. Sebelumnya, AVI ini dikembangkan oleh Matrox OpenDML Group di taon 96 tapi kurang tenar. Makanya AVI yg sekarang beredar luas dikenal sbg AVI 2.0. AVI ini mendukung streaming video dan audio secara multiple dan dapat di mainkan (playback) secara synchronous. Container ini bisa dikenali dengan ekstensi file .avi

AVI ini adalah turunan / pengembangan dari format RIFF (Resource Interchange File Format) dimana untuk menghasilkan file ini dibutuhkan proses digitalisasi yang sering disebut dgn encoding / decoding. Software inti untuk pemroses ini sering disebut CODEC yang merupakan singkatan dari (en)coder/decoder. Berbagai metode dikembangkan untuk memperoleh hasil AVI yang paling baik sehingga melahirkan banyak varian dan pengembangan dari AVI versi awal. Beberapa codec untuk AVI yang terkenal antara lain :

-Full Frame (Uncompressed) (ini file-nya yang segede2 gaban gan...)
-Intel Real Time (Indeo)
-Cinepak
-Motion JPEG
-Editable MPEG
-VDOWave
-ClearVideo / Real Video
-QPEG
-MPEG-4 (ini yang tingkat kompresi-nya paling kecil)

Walau varian2 AVI ini sudah cukup banyak, masihlah ia punya berbagai kelemahan gan terutama di tingkat kompresi dan penggunaannya di era Internet. Untuk mengatasi masalah tersebut lahirlah bbrp format baru seperti Matroska, Ogg, MP4, FLV yang nanti akan dijabarkan satu persatu.

Istilah-istilah Kualitas dalam Film (Berdasarkan Scene - Tags Film)

Posted: by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1. PROPER

Aturan main di kalangan uploader movie underground itu yang pertama ngerilis Telesync (TS) itulah pemenangnya. Namun adakalanya kualitasnya ngga bagus2 amat. Nah kalo grup uploader merilis film yang sama dgn kualitas yg lebih bagus, maka ditambahkan tags PROPER pada judul thread gan..

Jadi tags PROPER ini sangat subjektif gan, terkadang kita ngga tau bedanya dengan rilis pertama. Bahkan ada yang sengaja nge-tag PROPER biar uploader ngga kelihatan malu kalo terlambat ngerilis film terbaru. Satu yang pasti, uploader sejati selalu menyertakan alasan kenapa di tag PROPER pada NFO file

10 Film Indonesia Terbaik versi Gue

Posted: Minggu, 17 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Akhirnya gue posting lagi, berarti ini adalah posting ke dua gue, setelah ganti domain. Huiff. Kali ini gue mau bahas tentang “film indonesia” tepatnya 10 film indonesia versi gue, yah sekali lagi gue katakan ini murni dari pendapat subjektif gue sendiri. Posting bertujuan sebagai pengingat bahwa film indonesia masih ada yang layak tonton. Mengapa gue berkata seperti itu ??? yah.. setiap gue tanya ma temen-temen fb dan di forum, ketika gue tanya 10 film indonesia favorite, paling-paling dijawab Cuma 4 film atau 3 film. Tapi kalo gue tanya film indonesia paling hanchur ma mereka ??? pasti menjawab “90% film indonesia hancur semua deh, kemaren filmnya komedi tak jelas, kemarennya lagi horror tak jelas, dan kemarennya lagi horor komedi esek-esek tak jelas” Yah, sepenuhnya benar,,, dan gue yakin banyak orang indonesia tidak suka nonton film begituan termasuk gue, rasanya rugi ngeluarin 20ribu rupiah ke bioskop untuk nonton film yang tak jelas.

Ya udah tanpa ba bi bu, gue berikan 10 film indonesia terbaik versi Isdarmady dot com, ... 10 film ini bukan urutan yah... inget yah temen2 :

15 Film dengan Judul Terburuk

Posted: by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

1.The Incredibly Strange Creatures Who Stopped Living and Became Mixed-Up Zombies (1963)

Diproduksi dengan anggaran $ 38,000,film ini juga mendapat tempat pertama di Medved's "50 Worst Movies Ever Made."

2.Jesse James Meets Frankenstein's Daughter (1966)

Film horor dgn anggaran rendah di tahun 1966,film ini menceritakan tentang kehidupan seorang penegak hukum amerika "Jesse James" . John Lupton, yang memainkan bagian dari Jesse James, sebenarnya agak terlalu tua untuk perannya .di Kehidupan nyata Jesse James mati sebelum ulang tahun 35.

3.Can Hieronymus Merkin Ever Forget Mercy Humppe and Find True Happiness? (1969)

Sebuah film musikal 1969 yang disutradarai dan dibintangi Anthony Newley, ini adalah komedi yang sudah dilupakan kecuali untuk judul membingungkan. In 2006, Pada tahun 2006 Memenangkan jajak pendapat pembaca di Chicago Tribune sebagai judul film terburuk yang pernah dibuat.

4. Eegah (1962)

Sebuah film horor yang dibintangi Arch Hall. Eegah tidak hanya judul yang buruk , tetapi juga salah satu film yang terdaftar dalam buku Michael Medved's 50 Worst Film Ever.

5. Santa Claus Conquers the Martians (1964)

Sebuah film fiksi ilmiah 1964 yang muncul di daftar film terburuk yang pernah dibuat.
ceritaya tentang kehidupan anak2 di mars yang tidak bahagia,oleh karena itu para pemimpin mars mendatangkan Santa Claus untuk menghibur anak2 tsb

6.The Ghost in the Invisible Bikini (1966)

Merupakan salah satu dari tujuh "AIP's beach party films".anehnya film ini hanya berlatarkan rumah kosong berhantu dan anehnya film ini sama sekali tidak menampilkan pantai.

7. Manos, the Hands of Fate (1966)

Merupakan film independen yg dibuat oleh oleh kru produksi yang sedikit atau tidak memiliki latar belakang atau pengalaman dalam pembuatan film dan dengan anggaran yang sangat terbatas yang mereka miliki. Sejak itu film ini dicap sebagai salah satu film terburuk yang pernah dibuat.

8.Sssssss (1973)

Dirilis sebagai Ssssnake di Inggris, SSSSSSS adalah film horor yang dibintangi oleh Dirk Benedict dan Heather Menzies.

9.Psst (1954)

Komedi romantis yang dibintangi Judy Holliday dan Jack Lemmon.sebenarnya cukup bagus. Judul film ini merupakan suatu kata populer yg sering ditulis di surat kabar tahun 50-an .Ketika pernikahan pasangan selebriti bubar, penulis akan menjelaskan break-up sebagai "psst".

10.Rat Pfink a Boo Boo (1966)

Sebuah film th 1966 dengan anggaran yang sangat rendah disutradarai oleh Ray Dennis Steckler dan dibintangi oleh Carolyn Brandt.

11.Fat Guy Goes Nutzoid (1986)

Adalah komedi tahun 1986 yang diproduksi oleh Troma Entertainment. Plot berkisar sekitar dua bersaudara yang berteman dengan pasien rumah sakit jiwa yang melarikan diri.dan menemani dia di petualangan di kota besar.

12.Dismember Mama (1974)

Film horor tahun 1974 ini bercerita tentang Albert, seorang pria yang membunuh ibunya yg kayadan sombong ,tp kemudian dia melarikan diri dr penjara.

13.Freddy Got Fingered (2001)

Filmnya hanya bersisi lelucon2 konyol dan kotor.

14.To Wong Foo, Thanks for Everything, Julie Newmar (1995)

Komedi tahun 1995, dibintangi oleh Wesley Snipes, Patrick Swayze dan John Leguizamo.

15.Ballistic: Ecks vs. Sever (2002)

Pada Maret 2007, situs ulasan film Rotten Tomatoes menempatkannya di peringkat film # 1 di antara daftar film terburuk, dengan 0% positive reviews. Financially, Secara finansial, film ini juga merupakan kegagalan box office, recouping hanya lebih dari $ 19.9 juta dari $ 70 juta anggaran.


Sumber Info: http://www.woamu.mangaku.net/2009/09/15-film-dengan-judul-terburuk.html

10 Film Box Office Indonesia Terlaris di Tahun 2011

Posted: Sabtu, 16 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Entah dipengaruhi oleh kebijakan pengurangan film asing di Indonesia atau tidak, yang jelas, Film-film box Office Indonesia di tahun 2011 mengalami kenaikan penonton yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan jumlah penonton di tahun 2010. Hal ini dibuktikan dengan jumlah penonton film bioskop indonesia yang menembus angka 2 juta penonton.

Lantas Film apa sajakah yang merajai arena persaingan Box Office Indonesia? Berikut ini adalah 10 Film Box Office Indonesia terlaris di tahun 2011 beserta dengan jumlah penontonya:

Review Battle: Los Angeles. Kalau Mau Menjajah Bumi, Jangan Mendarat di LA

Posted: Rabu, 13 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Bumi didatangi makhluk luar angkasa. Kota-kota besar hancur-lebur. Manusia melawan balik dengan angkatan bersenjata. Sudah pernah lihat cerita ini bukan? Kalau dalam sebuah film perang, pernah juga?

Alkisah, Bumi diserbu kumpulan meteor yang membawa makhluk asing. Mereka mendarat di banyak tempat, dan mulai melancarkan invasi.Untuk menangkal invasi di Los Angeles, US Air Force akan melakukan pemboman besar-besaran. Tapi masih terdapat beberapa warga sipil yang terjebak di kantor polisi — padahal seluruh kota sudah dievakuasi.

Keadaan genting itu membuat Sersan Nantz, seorang marinir yang hari itu sebenarnya baru mengundurkan diri, ditarik lagi untuk mendampingi komandan baru sebuah unit — untuk membebaskan warga sipil yang terjebak tadi.

Dibintangi Aaron Eckhart, Michelle Rodriguez dan NeYo, “Battle: Los Angeles” tidak bercerita tentang Amerika yang jadi penyelamat dunia, melainkan tentang sekelompok pasukan yang menjalankan misi mereka di tengah invasi makhluk asing.

12 Film Hollywood yang Menghina Indonesia

Posted: Senin, 11 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Mungkin Terlalu kasar kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak faham dengan keadaan di indonesia, atau .... mungkin juga karena mereka benar-benar memahami indonesia ...

10 Film Adaptasi Game terburuk dalam Sejarah

Posted: Minggu, 10 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Impian kita sebagai seorang gamer sebenarnya sangat sederhana jika membicarakan masalah film adaptasi ini. Kita hanya menginginkan film yang benar-benar menggambarkan judul yang disandangnya. Jika memang bisa menyesuaikan plot, sesuaikanlah! Jika mampu menciptakan karakter yang mirip, ciptakanlah! Akan lebih baik lagi jika sampai mampu menghasilkan pengalaman yang sama seperti saat memainkannya. Tetapi, apa yang justru sering kita dapatkan? Kekecewaan besar.

Sulit sekali menemukan film adaptasi game, khususnya yang berasal dari Hollywood yang berakhir dengan rasa puas para gamer yang menontonnya. Kebanyakan yang hadir justru mendapatkan pembelokan plot dan karakter yang membuat keseluruhan cerita menjadi kacau balau. Apakah sebegitu sulitnya menciptakan sebuah film yang sesuai dengan gamenya? Sepertinya iya, karena 10 film adaptasi game terburuk ini akan memberikan Anda sedikit gambaran.

9 Film Hollywood paling Kontroversial

Posted: Jumat, 08 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Ketika seorang produser ingin membuat film, tujuannya utamanya tentu saja agar film tersebut laku dijual dan dapat memenuhi serta meluberi pundi-pundi uangnya. Namun entah karena penggarapan yang kurang bagus atau karena hal yang lain, tak sedikit yang justru jeblok di pasaran. Namun demikian, ada sejumlah film yang penggarapan serta temanya menjadi kontroversi, namun tetap laku di pasaran, bahkan meraih penghargaan. Inilah 9 di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber.

Istilah-istilah Kualitas dalam Film (Berdasarkan Rilis Film)

Posted: Jumat, 01 April 2011 by Dany "Vyr03z" Firdaus in Label:
0

Di bawah ini beberapa istilah kualitas film yang sering muncul ketika kita akan mendownload sebuah film;

  • Bluray/HD : Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.
  • m-HD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.
  • BRRip : Ripper dari Bluray. Kualitasnya jauh lebih bagus dari DVDRip namun membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi pula . Jika hardware komputer (VGA dan lain-lain) tidak memadai maka film akan terlihat patah-patah.
  • DVDRip : yaitu merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576.
  • TC (Telecine) : yaitu metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka.
  • DVDScr : yaitu merupakan dupiklat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu kita.
  • R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.
  • CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek.
  • TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.
  • Workprint : film yang belum diedit efek visulnya secara keseluruhan. Bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk.
  • VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM / TS / TC / Screener (VHS) / TVrip (analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.
  • PPV : Pay Per View, Jadi bayar setiap kali filmnya, semacam TV Kabel, nah ini di RIP jadi kualitasnya hampir VCDRip --> by anonymous
Biasanya urutan keluarnya sebuah film di internet yaitu sebagai berikut, meskipun tidak selalu :
CAM -> TS -> R5 / DVDScr -> DVDRip -> BRRip


Source Info: http://cinema3satu.blogspot.com/2009/06/istilah-istilah-kualitas-dalam-film.html

Ini ada sedikit tambahan dari: http://sauoniproject.blogspot.com/2010/12/istilah-istilah-kualitas-dalam-film_07.html

1. CAM atau CAMRip

Adalah kualitas video yang bersumber dari video/film yang diputar dibioskop, untuk kualitas gambarnya kebanyakan sangat jelek dibandingkan dengan DVDRip, DVDScr dan R5 tapi bisa saja berkualitas baik jika si perekam ketika di bioskop meletakkan kamera beserta tripod nya di tempat yang benar dan tidak terganggu dengan hal lain seperti lalu-lalang orang-orang dibioskop dan lain-lain.

Untuk kualitas suaranya tergantung pada jarak si perekam apakah dekat dengan sumber suara atau jauh dari sumber suara, efeknya adalah ketika si perekam dekat dengan sumber suara maka kejernihan suara akan baik dan ketika si perekam jauh dari sumber suara hasilnya sebaliknya. Bukan hanya itu kualitas kamera saat mengambil gambar sangat berpengaruh pada hasil.



2. TELESYNC (TS)

Sama seperti kualitas CAM berasal dari rekaman bioskop hanya saja pada saat perekaman si perekam meletakkan alat audio recording dekat dengan sumber suara yang kemudian suara tersebut disatukan dengan hasil rekaman videonya menggunakan software video editor sehingga kualitas suara yang dihasilkan dari jenis video ini bisa dikatakan lumayan baik daripada kualitas CAM diatas, dan untuk kualitas gambar sama saja dengan kualitas CAM tergantung dari peletakan kamera pada saat merekam.



3. TELECINE (TC)

Adalah proses perekaman video menggunakan alat untuk menyalin film dari projector ke format digital atau biasa disebut alat Telecine. Untuk kualitas audio dan videonya lumayan sangat baik.



4. Workprint (WP)

ideo ini biasanya dibuat dari versi film yang belom jadi alias setengah matang.. Biasanya tipe ini kehilangan effect2 film, tanpa teks, msh ada “time index marker”, terkadang ada watermark, dll. Biasanya versi ini keluar jika film tersebut adalah film yang dinanti2 alias calon box office sehingga orang niat aja gitu menyebarkan / mendistribusikan versi setengah matang agar orang ngga mati penasaran hehehe…

Yang paling heboh dulu Film Man In Black II (MIIB) dimana versi WP-nya beredar dengan semua alien2-nya ngga ada, karena blom selesai di-render pake komputer.. bingung2 dah tuh yg nonton...



5. SCREENER (SCR)

SCR itu merupakan pre-release sebuah film yang biasanya direkam dalam format kaser VHS yang didistribusikan oleh pembuat film ke toko2 rental, media, televisi untuk tujuan promosi. Ciri utamanya adalah ditengah2 film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat promosi ata informasi tentang film tsb. Terkadang cuma tampil bbrp detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film. Paling rese kalo tulisannya gede2 gan hahaha...



6. DVDscr / DVDscreener / BDscr

Sama halnya sama SCR gan cuma ini biasanya dalam format DVD. Kalo ripper-nya jago biasanya tulisannya bisa dihilangkan.. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD (download film seperti TheHack3r.com). Nah kalo BDscr itu jarang ditemui.. ini versi BluRay-nya.



7. VHSRip

Merupakan hasil copyan dari kaset VHS yang sudah dirilis secara resmi. Jaman sekarang sudah mulai jarang tapi paling banyak jenis ini adalah video olahraga, rekaman TV dan tentunya bokep.



8. DVDRip

Ini merupakan hasil copyan dari DVD yg sudah dirilis secara resmi. Kualitas ini menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan proteksi copy sudah dilumpuhkan oleh si ripper sehingga DVDRip ini mudah untuk di distribusikan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD & DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD



9. BRRip

Sama seperti DVDRip, tapi ini merupakan hasil copyan dari BlueRay Disc yg sudah dirilis secara resmi. Kualitas copyan dari BlueRay Disk sangat tinggi, sehingga gambarnya pun sangat detail dan jelas. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD & DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD (di tempat2 download film seperti TheHack3r.com).



10. TVRip : TVRip (analog)

Ini merupakan film yang direkam dari TV menggunakan peralatan recording seperti recorder VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capturenya dari koneksi coaxial/composite/s-video port. Itu loh kabel merah, kuning, putih yang suka ada dibelakang TV/VCD/DVD Player agan. Kalo yang s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya.
Jenis film-nya sangat variatif.. mulai dr beneran film, dokumenter, tv show, konser musik, video clip, etc.. Kalo si ripper-nya tipe pemalas, semua sama iklan2-nya turut direkam..



11. HDTV / HD.TVrip

Biasanya film ini merupakan siaran TV episode yg biasanya direkam secara digital dari jaringan siaran TV Kabel / TV digital / TV Satelit. Ciri2 film ini biasanya adanya flicker pada film dan beberapa bagian mengandung artefak (Itu loh yang kayak VCD ngadat trus gambarnya kotak2..). Karena disiarkan melalui TV Cable, biasanya ada tayangan2 extra yg tidak terdapat pada edisi TV biasanya. Semisal, behind the screen, komentar, etc.. TVrip biasanya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512x384.



12. DSR / DSRip (Digital Satellite) / STV

PDTV (Pure Digital) adalah TVrip yg direkam menggunakan TV PCI card digital (pake komputer gan nge-capture-nya). Hasilnya yang terbaik dibanding TVrip yang lain. PDTV biasanya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512x384 dan 640x352 untuk widescreen.



13. DVBRip 

Merupakan tipe DSrip hanya saja sumbernya adalah dari TV satelit bertipe DVB-s. Satelite DVB-s inilah yang sekarang ngetrend untuk menerima siaran2 InternetTV. Beberapa provider internet bahkan menggunakan satelit DVB-s ini untuk downlink channel internet mereka dengan alasan penghematan.



14. HR.HDTV

HRHDTV / HR.HDTV (High Resolution High Definition) merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition.

Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition. Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640x352 (360p) dan 960x528 (540p).



15. 720p HDTV 

720p HDTV (High Definition – 1280×720 resolution) merupakan film yang mempunyai resolusi High Defenition alias 1280×720 (720p). Biasanya dikemas dalam format Blu-Ray Disc.



16. DDC

DDC = Digital Distribution Copy merupakan versi film yang diambil dari situs2 pendonlotan film semacam Netflix. Film ini merupakan film resmi / legal dan didistribusikan melalui internet.



17. PPV & VOD 

PPV = Pay Per View dan juga VOD = Video-On-Demand merupakan film yang direkam menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar. Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel2 berbintang, klub film, organisasi2 khusus (seminar / workshop), TV kabel, etc...



18. DivX Re-Enc

DivX re-enc merupakan film yang diambil dari VCD / DVD asli dan di re-encode menjadi file yang lebih kecil bertipe DivX. Tipe ini banyak didapat di hosting file-sharing (rapid*share, hotfile, mediafire, indowebster, etc..) maupun torrent. Kualitas film ini pas-pas-an dan banyak diminati karena ukuran filenya yang kecil.




19. R5

R5 maksudnya DVD yang dirilis khusus untuk region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Africa, North Korea & Mongolia). Perbedaan mendasar R5 dg versi biasa adlh bahwa versi ini diproduksi dgn transfer langsung telecine / TC tanpa adanya proses pengolahan gambar / rendering / encoding.

Karena tidak ada standar khusus untuk bajakan R5 biasanya bajakan versi ini dilabeli dengan Telecines (TC), DVD Screeners (DVDscr), atau bahkan DVDrips. beberapa pe-rilis bajakan versi ini seperti DREAMLiGHT, mVs & PUKKA melabeli rilis mereka dgn ekstensi file “.R5?.



20. Unrated

Unrated version = the version you couldn’t see at theatre.
Maksudnya, adegan atau scene yang ga boleh ditayangin dibioskop bisa kamu liat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence, dll. Untuk porno tidaknya relatif. Untuk film2 seperti American Pie ya emang isinya jadi hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated. Kalo gw sih malah suka cari yang Unrated version, karna lebih lengkap tanpa adanya pemotongan jadi malah kayak nonton Extended Versionnya.

Semoga berguna ...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...